Jumat, 18 Maret 2016

Pelukis Rosid dan kearifan Lokal


 Belum lama ini saya berkunjung ke Bandung membuat film Dokumenter biografi pelukis Rosid.

luar biasa kata yang bisa diucapkan dari karya perupa serba bisa ini. goresan pensil pada kanvas atau kertas untuk karya wajah dikerjakan sangat apik, detail dan dikerjakan dengan sabar perlahan. Karya-karya wajah manusia memperlihatkan keteduhan dan kedamaian. Wajah polos seakan tak pernah mengalami goncangan-goncangan dan tekanan hidup.

Yang menarik lainnya adalah benda-benda masa lalu yang dahulu banyak terdapat di desa dan kampung. benda-bebda rumahan dan sederhana tersebut saat ini sudah jarang terlihat, karena masyarakat sudah memakai/menggunakan alat2 modern untuk menunjang aktifitasnya, seperti bertani dan berkebun.

Lumbung kayu dan segala isinya ini adalah kearifan lokal bangsa agraris Indonesia yang perlahan mulai ditinggalkan, karena kita beranjak ke depan dan mengatakan menjadi manusia modern industri yang melupakan tanah pertanian. sehinggi saat ini komoditas pertanian seperti beras, jagung, kedelai dan banyak lagi meskipun sebenarnya dan bisa bersuasembada pangan (kalau kita mau)  kita lupa bahwa sebenarnya adalah negara Agraris an ditakdirkan untuk terus menjadi negara Agraris.. sayang kita lupa dan terus lupa akan diri kita sendiri.    



Tidak ada komentar: